SBY Pernah Gulingkan Gus Dur dari Kursi Presiden?

Front Pembela Islam (FPI) kembali mengancam menggulingkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Ancaman itu disuarakan langsung oleh Ketua Umum FPI, Habib Rizieq Shihab, pada saat ceramah acara Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW, Senin malam, 14 Februari 2011. Sebelumnya, ancaman serupa sempat dilontarkan oleh Ketua Bidang Advokasi FPI Munarman. Dia menyatakan akan ‘mem-Ben Ali-kan’ SBY. Ben Ali adalah Presiden Tunisia yang digulingkan oleh massa rakyat. Rizieq memprotes instruksi presiden kepada aparat penegak hukum untuk tidak segan-segan membubarkan organisasi kemasyarakatan yang kerap melakukan aksi anarkis, dan terbukti melanggar hukum. … continue reading this entry.

Masyarakat Adat dan Praktek-Praktek Budaya Politik

Oleh : Subhan Agung

Rumah Adat Kuta, Ciamis, Jawa Barat

Masyarakat adat merupakan istilah umum yang sering dipakai di Indonesia untuk merujuk kepada—paling tidak– empat jenis masyarakat asli yang ada di dalam negara-bangsa (nation-state) Indonesia. Dalam ilmu hukum dan teori secara formal, masyarakat adat juga biasa dikenal Masyarakat Hukum Adat, tetapi dalam perkembangan terakhir, masyarakat asli Indonesia menolak dikelompokkan demikian, mengingat perihal adat tidak hanya menyangkut hukum, tetapi mencakup segala aspek dan tingkatan kehidupan. … continue reading this entry.

Politik Identitas: Relasi Antara Politik Islam dengan Negara Studi tentang Perda Berbasis Syariah di Tasikmalaya

Oleh.

Edi Kusmayadi[1]

Hendra Gunawan[2]

 

Abstract

Relation between Islam and politics in several cities in Indonesia show significant changes. If in the pas political identity which want to appear by muslim is emphasized with a vengeance, in reform with the implementation of regional outonomy, a number of cities with a population of islam began to reveal their moslem identity collectively. It can be seen from a number of cities which demanding syariah formalization such as district bireun (Aceh), tanggerang district (Banten), Indramayu District (West Java), Tasikmalaya (West Java), Bulukumba (South Celebes), to bima (NTB) etc. Institusionalization of political identity wich was carried by pioneers moslems that range to the will offormalizing Islamic rules into the public space. However, if we make a categorization about syariah islam formalization, will soon be known that there are two opposing groups. … continue reading this entry.

NEGARA Versus CIVIL SOCIETY MASA TRANSISI:Studi Gerakan Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI MPO) Cabang Purwokerto Masa Rezim Habibie

Oleh : Subhan Agung

 

Pendahuluan

Rezim Soeharto yang berkuasa selama 32 tahun di Indonesia merupakan pemerintah yang melakukan hegemonisasi terhadap rakyatnya. Hegemonisasi teridentifikasi dari beberapa hal berikut : pertama, secara politik rezim ini membentuk partai Golkar sebagai mesin politiknya yang sekaligus membuat penguatan isu tentang kesempurnaan partai ini. Kedua, peran militer yang saat itu di bayangi oleh kekuasaannya yang diperluas ke wilayah publik, melalui Dwi Fungsi ABRI. Ketiga, dikuasainya sektor kehidupan publik yang cukup strategis melalui lembaga yang dapat terpantau langsung oleh Soeharto, seperti Korpri dan Dharma Wanita diinstitusi pegawai negeri, ICMI untuk kelompok cendekiawan, HNSI untuk organisasi para nelayan dan organisasi lainnya yang menggiring untuk monoloyalitas terhadap rezim. Keempat, melakukan pembredelan terhadap pers-pers nasional yang cenderung membongkar keburukan pemerintah seperti yang dilakukannya terhadap Tempo, Sinar Harapan, Bernas dan media cetak lainnya. … continue reading this entry.

Gerakan Mahasiswa dalam Mengawal Hegemoni Rezim

Oleh :

Subhan Agung


Arbi Sanit, dalam M. Rusli Karim (1997, h.15) sedikitnya ada lima alasan mengapa mahasiswa terpanggil untuk menjadi agen perubah (agen of social change) atas segala kemapanan yang menindas rakyat, yakni ; pertama, adanya kesadaran berbagai kelompok masyarakat yang pendidikannya relatif baik. Kedua, lamanya proses pendidikan yang dialami memberikan sosialisasi politik yang relatif lama. Ketiga, akulturasi sosial-budaya yang tercipta di lingkungan kampus. Keempat, kesadaran berbagai kelompok elite di kalangan pemuda yang nantinya akan memasuki “lapisan atas” dalam hierarki politik dan kepemimpinan bangsa. Kelima, keterlibatannya dalam pemikiran dan pencarian solusi atas masalah sosial kemasyarakatan. … continue reading this entry.

Seberapa Besar Kekuatan Partai Prabowo??

Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Suhardi, Sabtu, 19 Februari 2011, mengklaim bahwa kekuatan partainya bertambah hampir tiga kali lipat setelah Partai Bintang Reformasi (PBR) resmi bergabung. … continue reading this entry.

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!